Intellectual Property Portfolio Mining, Dig deeper into your IP potential

Mengacu pada sumber http://www.generalpatent.com/home

Bagai mana anda dapat memperbaiki bottom line dan memaksimalkan shareholder value dengan mengakses dan mengatur kekayaan intelektual anda? Inilah pertanyaan umum yang menghantui para pengelola HAKI di perguruan tinggi. Sebagai contoh,  fifteen years ago, U.S. corporate income from patent licensing was just $15 billion – today it exceeds $100 billion. Wouldn’t you like to be among those mining some of that gold?

Bagai mana kita menyingkap golden nuggets yang boleh jadi terkubur dalam portfolio kita?  Patent portfolio mining is useful when focused and coupled with effective marketing methods to extract value from the portfolio. Jadi usaha Pembuatan Aplikasi IPR Potential Mining dan Penerapannya untuk Menelusuri  Laporan Penelitian yang Berpotensi HAKI, Internal Review perlu dipadukan dengan

 

ANALISIS KEBUTUHAN

The process of portfolio mining begins with

a) a review of the portfolio’s patents to assess their strengths and fields of use; Peninjauan dokumen itu sebaiknya dilakukan oleh komunitas Inventor Unila dengan fakultas, jurusan yang sama [kalau bisa] untuk mempermudah komersialisasi HAKI. Mereka bisa mendeklarasi kekuatan paten tersebut dan area penggunaannya;

b) the technology involved; Pelibatan teknologi bisa ditelusuri dalam patent draft, sebaiknya operasional data mining dilakukan oleh Pengelola Sistem HKI Fakultas-nya sehingga bisa mengatur pelibatan laboratorium dalam manufacturing-nya plus strategi outsourcing-nya;

and

c) their potential commercial uses. Penggunaan komersial terkait langsung dengan para pihak yang akan membeli lisensi paten terkait dari garda terdepan yaitu ULU (Unit Layanan Usaha) atau BLU (Badan Pengelola Usaha). Di sini dibutuhkan peran dari

Tinggalkan Balasan