Sosialisasi Kekayaan Intelektual

Jumat 13 Okt 2017

Jurusan Teknik Sipil

Ketua Puslitbang HAKI memberi materi sosialisasi di kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Sipil di Lab Inti Jalan Raya. Ketua Jurusan Pak Gatot membuka dan memberi sambutan. Penyelenggara dipimpin oleh Pak Masdar yang juga memberi materi detil dengan patent drafting.

Beberapa permasalahan menarik yang diajukan oleh peserta workshop adalah: 1) Keterbukaan komersialisasi paten oleh Unila; 2) Siapa yang ditugasi Unila untuk komersialisasi kekayaan intelektual? Jawaban sementara: 1] Penerimaan dilakukan melalui Rekening Rektor, dilaporkan setahun sekali oleh Puslitbang Inkubator Bisnis dan ULU /BPU Unila; 2] Sudah disebut dalam jawaban pertama.

Senin 16 Okt 2017

PAGI – FKIP, Tokoh HAKI –> Sunyono.

Sosialisasi berlanjut ke FKIP pada pagi hari dan FH pada siang hari. Di pagi hari datang full team dari LPPM yaitu pak Hartoyo, pak Arum, pak Meizano didukung pak Sunyono, dan para mahasiswa pendukung. Dari FKIP hadir WD1 dan para dosen senior yang sudah meraih beberapa kekayaan intelektual.

Beberapa masalah menarik yang diajukan oleh peserta sosialisasi adalah: 1) Pengalihan hak cipta kepada Unila; 2) Kesamaan judul antara publikasi penelitian dan sertifikat hak cipta; 3) Berapa jumlah hak cipta buku yang bisa diajukan untuk kenaikan pangkat tiap tahun; dll.

SIANG – FH, Tokoh HAKI –> Wahyu Sasongko, Linda Dwiatin, Rohaini.

Di siang hari, sosialisasi di FH dengan team krue Puslitbang dan para mahasiswa ditambah pak Sunyono. Dari FH full team terdiri atas Dekan, WD1, para dosen senior, dan mantan Ketua Sentra HKI yaitu pak Wahyu Sasongko. WD1 menguraikan perihal pencetakan beberapa buku yang diterbitkan. Ada dosen yang mendaftarkan hak cipta buku melalui pak Sunyono yang sudah mempunyai login e-hakcipta.

Beberapa masalah menarik yang diajukan oleh peserta sosialisasi adalah: 1) Berapa prosentase royalti hak cipta yang diberikan Unila kepada para pencipta; 2) Bagai mana permasalahan hak ekonomi di antara Unila dan pencetak yang sudah menerbitkan buku; 3) Bagai mana urusan komersialisasi hak cipta yang sudah dipegang oleh Unila; dll.

Selasa 17 Oktober 2017

FISIP, Tokoh HAKI –> ?

Pemateri hanya pengurus Puslitbang HAKI saja. Cukup banyak dosen Fisip yang hadir (melebihi kuota) dan memberikan atensi dan tanggapan sebagai berikut:

  1. Terkait TV komunitas dan hak ekonomi lembaga penyiaran?
  2. Hilirisasi penelitian terkait electronic voting, hak cipta intellectual dadder? Ballot machine, pilkades, dll.
  3. Penanganan perambah hutan, solusi menjadi paten sederhana? Hak cipta!
  4. Anyaman dengan motif khas Tanggamus –> indikasi geografis! Kerja sama dengan dinas ekraf, budaya –> hak cipta?

Kamis 19 Oktober 2017

FMIPA, Tokoh HAKI –> Dwi Asmi.

Jumlah dosen yang hadir sesuai kuota yaitu 20 orang. Pemateri hanya pengurus Puslitbang HAKI saja. Banyak atensi dan tanggapan mereka sebagai berikut:

  1. Apakah paten sederhana dan paten (biasa) bisa diperpanjang setelah masa perlindungannya expired? Jawaban: tidak bisa lagi.
  2. Tertarik dengan PMK No. 72 /2015 tentang royalti /imbalan, tertarik juga dengan kemudahan pendaftaran hak cipta secara online.
  3. Apakah bisa langsung mengajukan pendaftaran paten tanpa harus mengikuti workshop haki di Jakarta karena kuota terbatas? Jawaban: dikarenakan komunitas pendaftar haki di FMIPA sudah banyak, bapak /ibu bisa belajar bersama dan langsung mendaftarkan haki saja.

Jumat 20 Oktober 2017

FT, Tokoh HAKI –> Masdar Helmi, Raden Arum Setia Priadi, Meizano Ardhi Muhammad.

Jumlah dosen yang hadir hanya 5 orang. Hal ini dikarenakan sebagian dosen sudah mengikuti workshop haki di Jurusan Teknik Sipil. Pemateri dari kalangan Puslitbang HAKI saja. Beberapa atensi dan tanggapan mereka sebagai berikut:

  1. Minta di-upload beberapa file presentasi sosialisasi di website /laman Puslitbang HAKI.
  2. Banyak minat untuk mendaftarkan hak cipta.
  3. Masih belum jelas IP Task Force SK Dekan?

Selasa 24 Oktober 2017

FEB, Tokoh HAKI –> ?

Cukup banyak dosen FEB yang hadir. Bahkan pejabat dekanat mengikuti sosialisasi sampai hampir selesai. Sudah disiagakan petugas perpustakaan untuk mengurusi haki di FEB. Ada minat membuka login pendaftaran sendiri di DJKI. Hadir pak Sunyono memberikan testimoninya di samping pengurus Puslitbang HAKI. Atensi dan tanggapan sebagai berikut:

  1. Sudah disiapkan konsumsi internal sehingga tersisa beberapa kotak yang akan dibagikan ke beberapa sivitas akademik FEB.
  2. Pertanyaan terkait pengabdian masyarakat dengan indikasi geografis dan hak cipta masyarakat setempat.
  3. Persiapan pendaftaran hak cipta dengan mengantisipasi content yang dimiliki pihak ketiga sehingga terhindar dari gugatan sengketa haki.
  4. Kesadaran lebih baik mendaftarkan haki lewat LPPM dari pada mendaftarkan sendiri yang menelan biaya lebih banyak.

Jumat 27 Oktober 2017

FP, Tokoh HAKI –> Ainin Niswati.

Loka karya sebelum kegiatan sosialisasi.

Berlangsung di Ruang Sidang Gedung Dekanat FP sejak jam 14.00 wib. Hadir belasan dosen yang antusias dan memberikan banyak tanggapan hingga jam 16.30 wib. Sebagai pemateri adalah Ketua Puslitbang HAKI dibantu Masdar Helmi dari Jurusan Teknik Sipil.

Suasana lokakarya

Para dosen begitu perhatian.
Para senior pun perhatian, tidak ada kata terlambat mengurusi HAKI.
Perbincangan dengan Bpk Moehadjir Oetomo.

Rabu 08 November 2017

FK, Tokoh HAKI –> Muhartono, Acep Sukohar.

Alhamdulillaah, sosialisasi bisa dimulai lewat dari pukul 13.00 wib di Gedung B Lantai 1 Fakultas Kedokteran.

 

lanjut

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *