IPR Guidelines and Clinic

DIAGRAM ALIR

Paten

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/paten/prosedur-diagram-alir-permohonan-paten

Prosedur Pemberian Paten

Hak cipta

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/hak-cipta/prosedur-diagram-alir-hak-cipta

Merek

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/merek/prosedur-diagram-alir-permohonan-merek

Formulir pendaftaran

 

DTLST

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/desain-tata-letak-sirkuit-terpadu/prosedur-dtlst

Rahasia Dagang

http://119.252.161.174/?p=678

Desain Industri

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/desain-industri/prosedur-diagram-alir-di

Indikasi Geografis

http://laman.dgip.go.id/layanan-kekayaan-intelektual/indikasi-geografis/prosedur-diagram-alir-ig

 

SISTEM HKI FAKULTAS HUKUM

PANDUAN HAKI – Di samping supervisi dari manajemen LPPM dan instansi di atasnya, pengurusan HAKI memerlukan kerja sama yang baik antara inventor dengan kantor manajemen HAKI seperti Puslitbang HAKI Unila yang berstatus sebagai SENTRA KEKAYAAN INTELEKTUAL menurut UU No. 13 /2016 tentang Paten. Referensi utama adalah info dari

Ditjen Kekayaan Intelektual di URL http://www.dgip.go.id/

ASEAN IP Portal di URL http://www.aseanip.org/

IPR and Asian African States di URL http://haki.unila.ac.id/sosialisasi/hegde2007.pdf

APEC IPEG di URL http://www.apec.org/Groups/Committee-on-Trade-and-Investment/Intellectual-Property-Rights-Experts-Group.aspx

WTO TRIPS di URL https://www.wto.org/english/tratop_e/trips_e/trips_e.htm

dan institusi global yaitu WIPO di URL http://www.wipo.int/portal/en/index.html

Dikarenakan HAKI bisa diwariskan ke anak keturunan para inventor, Puslitbang HAKI LPPM Unila melalui Pengelola Sistem HKI FK dan Pengelola Sistem HKI FH perlu bekerja sama dengan YAYASAN yang didirikan bersama para stake holder untuk mengelola KLINIK HAKI [sesuai UU No. 13 /2016 ttg Paten, pasal 24 ayat (2) ] dan BADAN USAHA PERSEKUTUAN, perlu mendata identitas para inventor dan kesehatannya selengkap mungkin. Selanjutnya melalui tangan-tangan Fakultas dan Jurusan dalam bentuk Pengelola Sistem HKI Fakultas /Jurusan (Dikominfo & Dikersa), melakukan pelayanan dan hubungan dengan para ahli warisnya dilakukan terkait pembayaran royalti tahunan. Ketika para inventor wafat, setelah bernegosiasi dengan para ahli warisnya, kontrol beliau terhadap SPV dan SSO terkait alih teknologi paten-nya dialihkan ke pengurus jurusan, seandainya keluarga tidak bersedia menerima, kontrol dialihkan ke YAYASAN tersebut yang bisa bertindak sebagi lembaga manajemen kolektif, bekerja sama dengan LMKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *