Komunitas Peraih HAKI Unila –> INVENTOR UNILA

Pada siang hari Jumat 24 Juni 2016 (sebelum jumatan) Ketua HAKI Unila R. Arum, S.P. bertemu dengan Peraih HAKI Pertama Unila yaitu Ageng S.R. di Ruang Sekretariat JTE FT Unila. Banyak hal yang dibahas tentang HAKI. Beberapa di antaranya dirangkum sbb.

  1. Beliau setuju jika para Peraih HAKI di Unila dihimpun dalam suatu komunitas yaitu INVENTOR UNILA yang berperan memberikan saran, nasihat kebijakan kekayaan intelektual kepada Pimpinan Kampus dan memberikan motivasi kepada para inventor yang sedang memperjuangkan HAKI-nya ke DJKI. Diketahui bahwa sudah ada lima dosen Unila peraih HAKI yaitu: a] Ageng Sadnowo Repelianto <pribadi, paten sederhana sudah expired>, b] Mukhtarudin <institusi, sudah tertagih biaya pemeliharaan HAKI lebih dari Rp 19 juta secara akumulasi>, c] Masdar Helmi <pribadi, sudah tertagih biaya serupa lebih dari Rp 40 juta>, d] Simon Sembiring <institusi, biaya serupa akan ditagih ke institusi Unila>, e] Buhani <institusi, biaya serupa akan ditagih ke institusi Unila>.
  2. Beliau menyarankan agar institusi komersialisasi HAKI agar diprioritaskan pembentukannya agar institusi Unila tidak terbebani biaya pemeliharaan HAKI {contoh dari dua orang inventor di atas sudah harus dibayar lebih dari rp 50 juta}. Beliau tidak keberatan jika institusi semacam LBT (Lembaga Bantuan ke-Teknik-an) Fakultas Teknik yang menangani komersialisasi itu. Yang penting jajaran pengurusnya mempunyai jejaring ke dunia usaha yang akan membantu komersialisasi tersebut.
  3. Penting juga diperhatikan secara serius perjanjian kerja sama institusi tersebut dengan pebisnis dunia usaha agar jelas pembayaran royalti tahunan dari perusahaan komersialisasi ke institusi pengelola HAKI, jelas juga distribusi royalti itu ke pos pemeliharaan HAKI, pos royalti inventor, pos laboratorium pengembangan produk HAKI, pos institusi Unila yang sebagian besar dialokasikan ke institusi HAKI Unila. Di sini LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Fakultas Hukum perlu lebih dilibatkan dalam pengurusan HAKI.

Tinggalkan Balasan