ASKII 2017

Apakah hubungan antara ASKII 2017 dengan WIPO MATCH? ASKII adalah Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Indonesia, sedangkan WIPO adalah World Intellectual Property Organization. Lantas apakah MATCH itu? Tentu terkait relasi ASKII dengan WIPO, dll.

 

http://dri.ipb.ac.id/bersama-asosiasi-sentra-kekayaan-intelektual-indonesia-askii-membangun-kemandirian-indonesia/

 

Dikatakan bahwa Indonesia memiliki peluang menjadi Negara yang berdaya saing berbasis pengembangan kekayaan intelektual. Semoga Lampung bagian negara itu juga demikian. Bagai mana caranya? Hal ini didasarkan pada dua alasan, yakni;

Pertama, keberadaan sumber daya manusia yang (sangat) besar; Lampung mempunyai Unila dengan jumlah sivitas akademik juga besar, semoga kita juga bisa membangun daya saing berbasis (pengembangan) kekayaan intelektual.

Kedua, kekayaan budaya (Indonesia) yang sangat beraneka ragam. Kekayaan ini semoga dapat di-haki-kan dengan baik. Demikian pula untuk Lampung yang merupakan Indonesia mini. Insya Allah, dimulai dari Menara Siger melalui skema Pengabdian Masyarakat.

Pengembangan kekayaan intelektual yang akan menciptakan Indonesia sebagai Negara yang berdaya saing ini harus didukung oleh pemenuhan beberapa persyaratan. Pemenuhan persyaratan tersebut di antaranya:

  1. Adanya dorongan optimalisasi peran institusi pendidikan, khususnya perguruan tinggi dan
  2. Institusi riset dan pengembangan yang menjalankan aktivitas riset berkualitas dengan
  3. Ditopang oleh sentra kekayaan intelektual (unit pengelolaan kekayaan intelektual) yang handal dan profesional –> di sini arti penting dari PUSLITBANG HAKI.

PUSLITBANG HAKI sebagai Sentra kekayaan intelektual, diharapkan mampu berperan untuk meningkatkan aktivitas riset yang berkualitas dan teraplikasikan di dalam masyarakat, khususnya masyarakat industri. Di samping itu institusi ini bisa mendorong hasil riset di perguruan tinggi, kementerian, lembaga dan pemerintahan daerah agar dapat memiliki kekayaan intelektual, khususnya paten dan hilirisasi paten ke dalam kegiatan industri.

Pada tanggal 30 Oktober 2017 seluruh sentra kekayaan intelektual Indonesia (termasuk Puslitbang HAKI Unila) telah bersepakat dan berkomitmen untuk meningkatkan peranannya dalam hal mendukung aktivitas riset yang menghasilkan kekayaan intelektual melalui pembentukan Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Indonesia yang disingkat ASKII.

PUSLITBANG HAKI UNILA dapat berkontribusi pada tujuan ASKI sbb:

(4) Mengembangkan tata kelola kekayaan Intelektual di sentra kekayaan intelektual Indonesia dan masyarakat yang profesional –> insya Allah, tata kelola tersebut dituangkan dalam SOP (Standard Operational Procedures) yang dipublikasikan melalui laman ini; dan

(5) Meningkatkan peran sentra kekayaan intelektual Indonesia dalam rangka mensejahterakan masyarakat –> insya Allah, melalui komersialisasi kekayaan intelektual yang sudah granted, tetapi belum digarap oleh Puslitbang Inkubator Bisnis dan /atau Badan Pengelola Usaha ( tergantung Jenis Layanan Usaha) milik Universitas Lampung.

Anda penasaran dengan WIPO MATCH? Silakan ikuti alamat URL http://haki.unila.ac.id/?page_id=700

Tinggalkan Balasan